Kepala Desa Kinipan Bebas

By Admin 16 Jun 2022, 13:00:44 WIB Peristiwa
Kepala Desa Kinipan Bebas

Keterangan Gambar : Demo massa Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) (Foto : Istimewa)


amacomedia.com, palangkaraya - Ratusan massa Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) yang juga di sebut pasukan merah mendatangi gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang berada seputaran Bundaran Juang di jalan Seth Adji Kota Palangka Raya.

Massa TBBR sudah berkumpul pagi dini hari berasal dari beberapa daerah di Kalimantan Tengah menuntut agar Kepala Desa Kinipan Kabupaten Lamandau, Wilem Hengki untuk dibebaskan dari segala tuntutan yang didakwakan dan di minta untuk dibebaskan.

Massa yang datang dengan menggunakan truk, mobil dan kendaraan roda dua memenuhi sepanjang seputaran bundaran juang dengan menggunakan atribut TBBR dan pakaian adat, Rabu (15/06/2022).

Baca Lainnya :

Persidangan yang di kawal ketat oleh aparat hukum dari Polres Palangka Raya yang di back up oleh Polda Kalteng berlangsung hampir tegang, karena massa tidak boleh masuk gedung pengadilan dan gedung pengadilan dikelilingi oleh kawat berduri dan dijaga oleh puluhan aparat Sabhara Polda Kalteng dan juga anjing anti huru-hara.

Sementara itu di ruang persidangan tampak Kepala Desa Kinipan, Wiliam Hengki duduk mendengarkan pembacaan dakwaan yang dibacakan oleh Hakim Tipikor dengan menggunakan kemeja lengan pendek warna merah, yang juga didampingi oleh Penasehat Hukumnya.

Persidangan yang di pimpin Ketua Hakim dan 2 anggota hakim dihadiri oleh Penuntut Umum dan Penasehat Hukum selama kurang lebih 3 jam berjalan tertib, aman serta lancar tanpa adanya gangguan.

Hasil dari persidangan tersebut diputuskan bahwa Kepala Desa Kinipan, Wiliam Hengki tidak terbukti secara sah telah melakukan tidak pidana korupsi ataupun merugikan dan atau memperkaya diri sendiri atau orang lain berdasarkan bukti- bukti dan pendapat para ahli hukum.

Dengan tidak ditemukan bukti yang didakwakan maka Ketua Hakim Pengadilan Tipikor dan 2 anggota Hakim menyatakan bahwa Kepala Desa Kinipan, Wiliam Hengki dinyatakan tidak bersalah dan bebas.

"Saya merasa bersyukur karena keadilan masih ada di negeri ini dan dengan keputusan bebas berarti saya tidak melakukan tindak pidana korupsi yang didakwakan," ucap Wiliam setelah mengikuti persidangan.(Darma)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment